Seringkali tubuh terasa tidak nyaman, tapi sulit membedakan apakah itu flu, batuk biasa, atau alergi. Meski gejalanya mirip, penyebab dan penanganannya berbeda. Menggunakan obat yang tepat penting agar kondisi cepat membaik dan tidak semakin parah.
- Flu Flu disebabkan oleh virus influenza dan biasanya muncul secara tiba-tiba. Gejala khas meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, hidung tersumbat atau pilek, batuk kering, dan kelelahan signifikan. Gejala ini umumnya berlangsung 5–7 hari. Penanganan yang dianjurkan antara lain istirahat cukup, banyak minum air, dan obat pereda demam jika diperlukan. Antibiotik tidak efektif karena flu disebabkan oleh virus.
- Batuk Biasa Batuk biasa sering muncul akibat infeksi virus saluran pernapasan atas atau iritasi ringan. Gejala dapat berupa batuk kering atau berdahak, hidung meler atau tersumbat, dan sakit tenggorokan ringan, biasanya tanpa demam tinggi. Batuk biasa berkembang secara perlahan dan tubuh tetap terasa relatif normal. Penanganan meliputi banyak minum cairan hangat, obat batuk sesuai jenisnya, menghindari polusi atau asap rokok, serta istirahat cukup.
- Alergi Alergi terjadi ketika sistem imun bereaksi terhadap alergen seperti debu, serbuk sari, atau makanan tertentu. Gejala utama meliputi bersin-bersin, hidung tersumbat atau meler bening, mata merah atau berair, tanpa disertai demam atau nyeri tubuh. Gejala muncul saat terpapar alergen tertentu, secara musiman atau sesuai situasi. Penanganannya fokus pada menghindari pemicu alergi, menggunakan obat antihistamin jika perlu, dan menjaga lingkungan tetap bersih. Jika gejala parah, sebaiknya konsultasi ke dokter.
Tips Membedakan 1. Amati gejala dan kapan munculnya. 2. Demam tinggi biasanya menandakan flu atau infeksi, bukan alergi. 3. Perhatikan jenis batuk, berdahak atau kering, agar penanganan tepat. 4. Jika gejala tidak membaik atau muncul sesak napas, segera konsultasi tenaga medis.
Flu, batuk, dan alergi bisa terlihat mirip, tapi perbedaan pada demam, nyeri tubuh, pola batuk, dan pemicu gejala membantu menentukan penyebabnya. Penanganan yang tepat mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi.


